Monday, January 15, 2007
Emergency Relief for Java Tsunami

Sesaat setelah terdengar berita tsunami Pangandaran, CARE yang didukung oleh IFAW mengirimkan beberapa orang untuk assessment hewan-hewan ternak serta hewan peliharaan di daerah Cilacap dan Pangandaran. Drh Adit yang masih di Australia mengirimkan Drh. Mona, Ali, Agung dan satu orang sopir untuk meninjau lokasi. Sekitar empat jam perjalanan ke arah barat dari Jogja, akhirnya kami sampai di kota Cilacap, kota yang juga jadi korban keganasan tsunami.

Tim CARE langsung menghubungi dokter hewan dari kota Cilacap untuk mempermudah masuk ke daerah bencana. Waktu itu kami tiba di Cilacap udah malam dan kami memutuskan untuk berangkat ke Pangandaran pagi harinya. Setelah tiba di lokasi, ternyata keadaanya cukup parah, terutama pada daerah dekat pantai. Tidak hanya rumah-rumah yang roboh, bahkan kolam penyu yang di pinggir pantai ikut tersapu gelombang tsunami.


Anjing-anjing pantai yang menurut informasi penduduk setempat sangat banyak, kemungkinan besar ikut tersapu ombak, hanya beberapa ekor anjing yang kami jumpai di daerah pertama kami tiba. Di daerah hilir sungai kami menjumpai bangkai sapi yang tersapu ombak. Dengan bantuan para relawan, Tim CARE berusaha memindahkan bangkai tersebut untuk mencegah pencemaran sungai. Perahu kayu seperti sampan yang kami naiki.


Sebuah pengalaman unik pertama yang belum pernah kami temui sebelumnya.
Suasana sempat sangat ”ngeri” saat terdengar sirine panjang akibat air laut naik. Banyak orang-orang berlarian, tapi untungnya keadaan itu tidak berlangsung lama. Keadaan kembali pulih dan kami melanjutkan perjalanan ke tempat penangkaran penyu yang berada cukup jauh dari Pangandaran . Tim pertama ini hanya melakukan assesment selama satu hari. Kemudian kami memutuskan untuk mengirim Tim ke-2 yang akan berangkat minggu depannya untuk melaksanakan program Emergency Relief IFAW CARE.

Program-program yang dilakukan adalah medication dan freedom food untuk ternak maupun hewan peliharaan, serta education & campaign untuk anak-anak dan masyarakat di daerah bencana. Bahkan kami mendatangi Lembaga Permayarakatan Nusakambangan untuk memberikan edukasi tentang beternak dan melakukan animal welfare campaign.

 
posted by CARE Yogyakarta at 7:41 AM | Permalink |


0 Comments: